Pembangunan Jembatan Aramco di Hutanabolon, “Dari Terputus Jadi Terhubung” Selesai dikerjakan oleh TNI AD

Ket Gbr : Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) melalui Satgas Gulbencal Korem 023/Kawal Samudera (KS) berhasil merampungkan pembangunan Jembatan Aramco, Rabu (1/4/2026).

Tapanuli Tengah (FoalNews.Com) – Harapan masyarakat Lingkungan IV, Kelurahan Hutanabolon, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, akhirnya kembali tersenyum. Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) melalui Satgas Gulbencal Korem 023/Kawal Samudera (KS) berhasil merampungkan pembangunan Jembatan Aramco, Rabu (1/4/2026).

Jembatan yang sebelumnya rusak akibat diterjang banjir bandang kini telah dibangun kembali oleh prajurit TNI AD dengan konstruksi yang lebih kuat dan efisien.

Komandan Korem (Danrem) 023/KS Kolonel Inf Iwan Budiarso menjelaskan, jembatan yang berdiri di atas Sungai Sigiring-giring tersebut sebelumnya mengalami kerusakan parah sehingga mengganggu aktivitas masyarakat.

“Kerusakan jembatan ini berdampak besar terhadap mobilitas warga, mulai dari membawa hasil pertanian, akses pendidikan, hingga layanan kesehatan,” ujar Danrem.

Ia menambahkan, pembangunan Jembatan Aramco ini merupakan tindak lanjut atas perintah Presiden Republik Indonesia dalam rangka mempercepat pemulihan infrastruktur dan aktivitas masyarakat pascabencana.

Kini, jembatan yang telah berdiri kokoh tersebut tidak hanya mengembalikan akses penghubung antarwilayah, tetapi juga memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi masyarakat. Dengan desain armco yang dikenal cepat dalam proses pembangunan serta tahan terhadap kondisi alam, jembatan ini diharapkan memiliki daya tahan yang lebih lama.

Salah satu warga setempat mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada pemerintah dan TNI AD atas selesainya pembangunan jembatan tersebut.

“Pasca bencana, kami sempat terisolasi karena jalan dan jembatan hancur total. Sekarang, dengan adanya jembatan ini, kami tidak kesulitan lagi. Anak-anak kami juga sudah bisa kembali bersekolah,” ungkapnya.

Ia menegaskan, kehadiran jembatan ini bukan sekadar penghubung wilayah, tetapi juga menjadi simbol harapan baru bagi masyarakat untuk memulai kehidupan yang lebih baik pascabencana.

“Terima kasih Bapak Presiden, terima kasih TNI,” tutupnya. (StevPas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *