Desa Pagaran Honas ( FoalNews.Com) – Pemerintah Desa Pagaran Honas menghadiri kegiatan Lokakarya Pembelajaran dan Praktik Terbaik dalam Respon Darurat Bencana Banjir dan Longsor di Kecamatan Badiri, Kabupaten Tapanuli Tengah, yang dilaksanakan pada Kamis, 26 Maret 2026, bertempat di Ballroom Pia Hotel Pandan. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Yakkum Emergency Unit (YEU) sebagai bagian dari upaya peningkatan kapasitas pemerintah daerah, pemerintah desa, dan unsur masyarakat dalam menghadapi situasi darurat bencana.
Lokakarya tersebut diikuti oleh berbagai instansi dan unsur terkait, antara lain Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, BPBD, Bappeda Tapanuli Tengah, Camat Badiri, Pemerintah Desa Pagaran Honas, Pemerintah Desa Jago-Jago, Pemerintah Desa Aek Horsik, Pemerintah Desa Lubuk Ampolu, Pemerintah Desa Kebun Pisang, tokoh agama, serta organisasi penyandang disabilitas. Kegiatan ini menjadi wadah berbagi pengalaman, pembelajaran, serta penyusunan praktik terbaik dalam penanganan bencana banjir dan longsor yang sebelumnya terjadi di wilayah Kecamatan Badiri.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi mengenai mekanisme respon darurat, koordinasi lintas sektor, perlindungan kelompok rentan, serta strategi pemulihan pascabencana. Selain itu, diskusi kelompok juga dilakukan untuk mengevaluasi penanganan bencana yang telah berlangsung, sekaligus merumuskan langkah-langkah perbaikan agar ke depan penanganan dapat dilakukan lebih cepat, tepat, dan terkoordinasi.

Kepala Desa Pagaran Honas, Heriyanto menyampaikan bahwa kegiatan lokakarya ini sangat bermanfaat dalam meningkatkan pemahaman dan kesiapsiagaan aparat desa dalam menghadapi potensi bencana, khususnya banjir dan longsor yang pernah terjadi di wilayah Kecamatan Badiri. “Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan sinergi antara pemerintah, lembaga kemanusiaan, dan masyarakat semakin kuat dalam upaya penanggulangan bencana” Ungkapnya.
Melalui pelaksanaan lokakarya ini, seluruh peserta diharapkan dapat menerapkan ilmu dan pengalaman yang diperoleh di wilayah masing-masing, sehingga kesiapsiagaan dan respon terhadap bencana di Kabupaten Tapanuli Tengah, khususnya Kecamatan Badiri, dapat berjalan lebih efektif serta mampu meminimalisir dampak yang ditimbulkan bagi Masyarakat. (Suryani)





