SIBOLGA (FoalNews.com)— Pemerintah Kota (Pemko) Sibolga menegaskan komitmennya dalam melindungi administrasi kepegawaian pascabencana. Hal ini diwujudkan melalui fasilitasi kegiatan Rekonstruksi dan Rehabilitasi Arsip ASN Terdampak Bencana di Wilayah Sumatera Tahun 2025 yang diinisiasi oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Kegiatan yang berlangsung pada 9–10 September 2026 ini resmi dibuka di Aula Nusantara I, Kantor Wali Kota Sibolga, Rabu (9/9/2026) siang. Agenda ini melibatkan para pejabat pengelola kepegawaian dan arsip di lingkungan Pemko Sibolga, serta Tim BKN Pusat dan Kantor Regional VI BKN Medan.
Kehadiran Tim BKN di Sibolga menjadi langkah krusial untuk pendataan, rekonstruksi, dan pemulihan arsip ASN yang hilang atau rusak akibat bencana alam. Upaya ini dilakukan demi menjamin hak-hak administrasi para pegawai sekaligus menjaga keberlangsungan pelayanan kepegawaian agar tetap optimal.
Perwakilan BKN, Setyo Pramono, S.T., MMSI, menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh dari Pemko Sibolga.
“Terima kasih atas sambutan baiknya. Kami hadir untuk membantu mendata arsip ASN yang hilang atau rusak akibat bencana. Semoga kegiatan ini membawa manfaat nyata bagi kita semua,” ujar Setyo.
Rangkaian kegiatan diisi dengan pemaparan materi dari Tim BKN yang dilanjutkan sesi dialog interaktif. Forum ini dimanfaatkan para peserta dari perangkat daerah untuk berkonsultasi langsung mengenai kondisi, kendala, hingga kebutuhan penanganan arsip di unit masing-masing.
Mewakili Plt. Kepala BKD Kota Sibolga, Kepala Bidang Perencanaan, Pemberhentian, dan Pembinaan Profesi ASN, Darwin Pasaribu, S.Sos., menegaskan posisi BKD sebagai fasilitator yang siap mendukung kelancaran koordinasi selama kegiatan berlangsung.
“BKD Kota Sibolga berkomitmen mendukung penuh agenda ini. Kami berharap fasilitasi yang diberikan dapat memperlancar koordinasi antara Tim BKN dengan seluruh perangkat daerah,” tutur Darwin.
Darwin mengimbau seluruh peserta agar aktif menyampaikan permasalahan arsip yang dihadapi di instansi masing-masing guna memperoleh solusi langsung dari Tim BKN. Menurutnya, pemulihan dokumen bukan sekadar urusan berkas, melainkan fondasi penting bagi keberlanjutan layanan kepegawaian.
Ia juga menyampaikan terima kasih atas perhatian BKN Pusat dan Regional VI Medan terhadap pengelolaan administrasi di Kota Sibolga. Pemko Sibolga berharap kolaborasi ini tak hanya memulihkan dokumen yang rusak, tetapi juga memicu transformasi pengelolaan arsip kepegawaian yang lebih tertib, aman, dan berbasis digital. (Bhr)






