BARUS (FoalNews.Com) – Suasana penuh kehangatan dan rasa syukur menyelimuti Masjid Taqwa Muhammadiyah Kampung Mudik, Kecamatan Barus, Kamis (16/7/2026). Baru saja kembali dari Tanah Suci Makkah setelah menunaikan ibadah haji, Bakhtiar Ahmad Sibarani langsung menggelar silaturahmi sekaligus membagikan santunan kepada 535 warga, yang terdiri dari 400 fakir miskin dan 135 anak yatim.

Dalam suasana kekeluargaan tersebut, setiap anak yatim menerima santunan sebesar Rp500 ribu dan fakir miskin sebesar Rp200 ribu. Tak hanya itu, kepedulian Bakhtiar juga menyasar dunia pendidikan dengan memberikan bantuan Rp5 juta kepada tiga ibu yang anaknya berhasil menembus Universitas Negeri Medan (Unimed), serta bonus tunai bagi peraih Juara II MTQ Kabupaten Tapanuli Tengah 2026.
“Alhamdulillah, pembangunan masjid ini berjalan baik. Kami juga bersyukur wakaf dari almarhum mertua saya sebesar Rp200 juta sudah disalurkan ke panitia. Hari ini, kebahagiaan itu makin lengkap karena kami bisa berbagi dengan anak yatim dan fakir miskin,” ujar Bakhtiar menyentuh hati warga yang hadir.
Gotong Royong Membangun Rumah Ibadah

Kehadiran mantan Bupati Tapanuli Tengah ini juga untuk meninjau progres pembangunan masjid yang selama ini disokong erat oleh keluarganya. Ketua Panitia Pembangunan Masjid, Azwirdan Tanjung, mengungkapkan rasa terima kasih yang mendalam atas kedermawanan keluarga besar Bakhtiar.
Pembangunan rumah ibadah ini memang menjadi potret indahnya gotong royong tokoh daerah. Selain wakaf dari keluarga Bakhtiar, sang saudara—Anggota DPRD Sumut Rahmansyah Sibarani—telah memperjuangkan bansos Pemprov Sumut sebesar Rp700 juta pada 2025 lalu. Dukungan juga mengalir dari Wali Kota Sibolga, Akhmad Syukri Narzy Penarik, yang menyumbangkan 300 sak semen.
Pesan Ketabahan untuk Korban Banjir

Di hadapan masyarakat, Bakhtiar menyisipkan pesan menyentuh bagi warga Barus, khususnya korban banjir bandang tahun lalu. Ia merangkul mereka untuk tetap tabah dan optimis seraya mengetuk pintu hati pemerintah agar lebih serius dan cepat dalam menuntaskan penyaluran bantuan bencana. Ia juga mengajak para perantau Barus untuk tidak melupakan kampung halaman.
Acara yang dihadiri oleh jajaran pejabat daerah Sibolga dan Tapanuli Tengah, tokoh agama, serta unsur TNI/Polri ini ditutup dengan doa bersama. Warga yang hadir tampak haru dan bersyukur atas konsistensi kepedulian Bakhtiar yang dinilai tulus hadir di tengah-tengah masyarakat. (Stev Pas)





