BADIRI (FoalNews.com)– Pemerintah Desa Pagaran Honas, Kecamatan Badiri, Kabupaten Tapanuli Tengah, melaksanakan kegiatan besar dan sangat berarti yang menggabungkan tiga agenda utama sekaligus: Musyawarah Pra-Pelaksanaan Dana Desa Tahun Anggaran 2026, penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa Tahap I, serta layanan pemeriksaan kesehatan lengkap bagi warga. Kegiatan berlangsung Selasa, 15 September 2026, bertempat di Rumah kediaman Kepala Desa Pagaran Honas, Herianto, dan berjalan dengan lancar, khidmat, serta penuh kehangatan dan kebersamaan.
Acara ini dibuka langsung oleh Kepala Desa Herianto, yang sekaligus menjadi tuan rumah penyelenggaraan. Dalam sambutan pembukanya, beliau menyampaikan rasa syukur dan terima kasih mendalam atas kehadiran seluruh elemen masyarakat dan pihak terkait, serta menjelaskan tujuan utama kegiatan yang diselenggarakan secara terpadu ini.
“Kegiatan hari ini bukan sekadar penyerahan bantuan atau rapat biasa, melainkan wujud nyata kehadiran pemerintah desa yang ingin hadir menyentuh langsung kebutuhan warga. Melalui musyawarah, kita merencanakan bersama bagaimana dana desa akan digunakan untuk membangun dan memajukan desa kita. Melalui penyaluran BLT, kita meringankan beban saudara-saudara kita yang paling membutuhkan. Dan melalui pemeriksaan kesehatan, kita memastikan warga Pagaran Honas tidak hanya sejahtera secara ekonomi, tetapi juga sehat secara jasmani dan rohani. Semoga semua yang kita lakukan hari ini membawa berkah dan manfaat yang luas bagi kita semua,” ujar Herianto dengan tulus dan penuh harapan.
Penyaluran BLT Dana Desa Tahap I ini diserahkan kepada sebanyak 86 Kepala Keluarga (KK) penerima manfaat, dan seluruh pelaksanaannya berpedoman tegas pada ketentuan resmi yang berlaku, yaitu Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Nomor 16 Tahun 2025. Hal ini menjamin setiap proses mulai dari penetapan nama, verifikasi data, hingga penyerahan bantuan berjalan transparan, akuntabel, tepat sasaran, dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum maupun moral kepada seluruh masyarakat.
Dalam kesempatan yang sangat penting ini, Jon Simanjuntak, selaku Pendamping Desa, didampingi oleh Sulastri Simanjuntak, hadir secara khusus memberikan penjelasan mendalam, rinci, serta arahan yang jelas kepada seluruh warga yang hadir mengenai kriteria resmi Calon Penerima Manfaat (KPM) BLT Dana Desa Tahun Anggaran 2026. Beliau menegaskan bahwa setiap nama yang terdaftar sebagai penerima telah melalui proses pemantauan, verifikasi, dan kesepakatan bersama di tingkat warga, dengan berpegang teguh pada lima syarat utama sebagai berikut:
- Kehilangan mata pencaharian utama, sehingga tidak memiliki penghasilan tetap dan tidak mampu memenuhi kebutuhan dasar keluarga secara mandiri;
- Mempunyai anggota keluarga yang rentan sakit menahun, menderita penyakit kronis, atau merupakan penyandang disabilitas, yang memerlukan biaya perawatan dan perhatian khusus dalam jangka panjang;
- Tidak menerima atau belum terdaftar sebagai penerima bantuan sosial lain, khususnya Program Keluarga Harapan (PKH) maupun bantuan sosial bersyarat lainnya dari pemerintah pusat;
- Rumah tangga yang terdiri dari satu orang anggota saja, yaitu warga lanjut usia atau lansia yang hidup sendiri tanpa ada keluarga yang menopang kehidupannya;
- Perempuan yang menjabat sebagai kepala keluarga, berasal dari golongan rumah tangga miskin atau rentan miskin yang memikul beban menafkahi dan membesarkan keluarga sendirian.

“Kami pastikan satu per satu nama yang tercantum memenuhi syarat-syarat tersebut, berdasarkan data nyata yang ada di lapangan, hasil musyawarah warga, serta verifikasi menyeluruh. Tidak ada yang dipilih berdasarkan kedekatan atau keinginan pribadi, semuanya terbuka, diketahui bersama, dan ditujukan agar bantuan ini benar-benar jatuh ke tangan yang paling berhak dan paling membutuhkan,” jelas Jon Simanjuntak didampingi Sulastri Simanjuntak, agar tidak ada keraguan maupun kesalahpahaman di kalangan masyarakat.
Kegiatan ini juga dihadiri dan dimeriahkan oleh beragam unsur undangan yang sangat berperan penting dalam mendukung kemajuan desa, antara lain:
– Perwakilan Camat Kecamatan Badiri;
– Perwakilan Kapolsek Pinang Sori;
– Seluruh anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Pagaran Honas;
– Para tokoh masyarakat dan tokoh agama yang dihormati di wilayah desa;
– Pendamping Desa dan tim pendampingan;
– Jajaran tenaga kesehatan dari UPTD Puskesmas Hutabalang;
– Serta ratusan warga masyarakat Desa Pagaran Honas yang hadir dengan tertib, antusias, dan penuh rasa syukur.
Salah satu hal yang membuat kegiatan ini sangat istimewa dan berkesan mendalam adalah adanya layanan pemeriksaan kesehatan lengkap yang digabungkan langsung dengan acara penyaluran bantuan. Layanan kesehatan ini dipimpin langsung oleh dr. Yusra Mandasari Siregar, didampingi tim medis dan tenaga kesehatan lainnya dari Puskesmas Hutabalang.
Di bawah arahan dr. Yusra Mandasari Siregar, tim kesehatan melayani warga secara menyeluruh dan cermat, mulai dari pengukuran tekanan darah, pengecekan berat badan, pemeriksaan kondisi fisik umum, konsultasi kesehatan bebas biaya, hingga penelusuran dan pemantauan kasus Tuberkulosis (TB) serta penyakit menular lainnya. Warga tidak hanya menerima bantuan uang tunai, tetapi sekaligus mendapatkan pelayanan medis yang berkualitas, saran menjaga kesehatan, dan penanganan dini apabila ditemukan keluhan kesehatan.
“Kami sangat mengapresiasi langkah pemerintah desa yang memadukan penyaluran bantuan ekonomi dengan pelayanan kesehatan. Ini adalah langkah cerdas dan peduli, karena kesejahteraan tidak hanya soal penghasilan, tetapi juga kondisi tubuh yang sehat. Kami hadir di sini untuk memastikan setiap warga yang datang dapat memeriksa kesehatannya, mendapatkan informasi yang benar, dan terhindar dari penyakit yang bisa mengganggu masa depan keluarga,” ungkap dr. Yusra Mandasari Siregar saat memberikan penjelasan kepada warga.
Di akhir seluruh rangkaian acara, Kepala Desa Herianto kembali berdiri di hadapan seluruh hadirin untuk menyampaikan ucapan terima kasih yang tulus dan mendalam kepada para undangan, pendamping desa, tim kesehatan, serta seluruh warga yang telah menyempatkan waktu dan tenaga hadir serta mendukung pelaksanaan kegiatan ini hingga berjalan lancar, aman, dan bermanfaat.
Beliau juga menyampaikan pesan khusus dan berharga kepada seluruh penerima BLT Dana Desa:
“Kepada saudara-saudara kami yang menerima bantuan hari ini, terimalah ini sebagai amanah dan perhatian besar dari negara dan seluruh warga desa. Gunakanlah sebaik-baiknya, dengan bijak, hemat, dan penuh tanggung jawab, khususnya untuk kebutuhan makan, minum, kesehatan, dan keperluan pokok keluarga lainnya. Jangan gunakan untuk hal-hal yang tidak berguna atau merugikan diri sendiri maupun orang lain.
Tetaplah berusaha dan bekerja keras sesuai kemampuan masing-masing, karena bantuan ini hanyalah penopang sementara, bukan pengganti usaha. Tetaplah saling menghargai, saling membantu, dan hidup rukun antarwarga. Mari kita jaga kebersamaan ini, dan mari kita dukung bersama seluruh rencana pembangunan yang akan kita laksanakan melalui Dana Desa Tahun 2026 ini, agar Desa Pagaran Honas semakin maju, sejahtera, damai, dan menjadi tempat tinggal yang nyaman, sehat, dan membanggakan kita semua.”
Acara pun berakhir dengan suasana penuh sukacita, harapan, dan kehangatan persaudaraan yang semakin erat, memperkuat tekad seluruh elemen masyarakat Desa Pagaran Honas untuk terus berjalan beriringan membangun desa tercinta menuju masa depan yang lebih cerah dan makmur.(Suryani)





