Peduli Korban Bencana, PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk Menyalurkan Bantuan 120.000 Butir Telur di Kecamatan Badiri

Ket Gbr : PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa 120.000 butir telur bagi masyarakat yang terdampak musibah banjir di Kabupaten Tapanuli Tengah, Rabu (16/9/2026).

TAPTENG (FoalNews.Com) — PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk menunjukkan komitmen nyata kepedulian sosialnya dengan menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa 120.000 butir telur bagi masyarakat yang terdampak musibah banjir di Kabupaten Tapanuli Tengah, Rabu (16/9/2026).

Bantuan logistik pangan ini difokuskan bagi warga yang saat ini bermukim di kawasan Hunian Tetap (Huntap) serta Hunian Sementara (Huntara) yang berlokasi di Kelurahan Lopian, Kecamatan Badiri, Kabupaten Tapanuli Tengah. Aksi sosial ini terlaksana melalui sinergi dan kolaborasi strategis bersama Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah.

Sebagai salah satu perusahaan terkemuka di sektor peternakan dan produk pangan, PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk hadir untuk meringankan beban warga. Penyerahan bantuan ini turut dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Tapanuli Tengah, Mahmud Efendi Lubis.

Perwakilan manajemen PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk menjelaskan bahwa penyaluran ratusan ribu butir telur ini dirancang khusus untuk membantu menjaga ketahanan pangan serta mencukupi kebutuhan gizi harian warga terdampak. Asupan protein hewani, khususnya bagi anak-anak, menjadi prioritas utama agar tetap tumbuh sehat selama masa pemulihan pascabencana.

Pihak kecamatan setempat menyambut baik langkah tanggap darurat dan pemulihan ini. Sekretaris Camat Badiri, Hasanuddin Simatupang, SE, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang mendalam kepada pihak perusahaan.

“Apresiasi setinggi-tingginya kami sampaikan kepada PT Charoen Pokphand atas kepeduliannya. Bantuan ini dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh warga, terutama untuk membantu memastikan anak-anak mendapatkan asupan gizi yang cukup,” ujar Hasanuddin.

Lebih lanjut, ia berharap agar kolaborasi lintas sektor yang melibatkan pemerintah daerah, dunia usaha, dan unsur legislatif dapat terus terjalin secara berkelanjutan. Sinergi ini dinilai sangat krusial dalam mempercepat proses pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat Tapanuli Tengah pascabanjir.

(Suryani)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *