Solidaritas Kemanusiaan, Jaringan Caritas Indonesia Serahkan 35 Unit Hunian Tetap dan Awali Pembangunan Gereja di Tapanuli Tengah

Ket Gbr : Acara serah terima simbolis ini dipimpin langsung oleh Ketua Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), Mgr. Antonius Subianto Bunjamin, yang dipusatkan di Desa Lubuk Ampolu, Kecamatan Badiri, Kabupaten Tapanuli Tengah, pada Rabu (16/9/2026).

TAPTENG (FoalNews.Com) — Jaringan Caritas Indonesia kembali menunjukkan wujud nyata solidaritas bagi masyarakat terdampak bencana. Sebanyak 35 unit rumah hunian tetap resmi diserahterimakan kepada warga yang menjadi korban banjir bandang dan tanah longsor yang melanda wilayah Sumatra pada November 2025 lalu.

Acara serah terima simbolis ini dipimpin langsung oleh Ketua Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), Mgr. Antonius Subianto Bunjamin, yang dipusatkan di Desa Pagaran Honas, Kecamatan Badiri, Kabupaten Tapanuli Tengah, pada Rabu (16/9/2026).

Pembangunan hunian ini merupakan bagian dari gerakan kemanusiaan bertajuk “Rumah Belarasa,” sebuah bentuk kepedulian Gereja Katolik untuk mendampingi masyarakat bangkit kembali dari keterpurukan akibat bencana. Selain 35 unit rumah yang rampung dan diserahterimakan hari ini, tercatat masih ada sekitar 200 unit rumah serupa yang saat ini tengah dalam proses pembangunan.

Bagi Jaringan Caritas Indonesia, proses pemulihan pascabencana memiliki makna yang jauh lebih luas daripada sekadar mendirikan bangunan fisik. Pemulihan, menurut mereka, adalah tentang mengembalikan martabat, menumbuhkan harapan, serta memastikan kesehatan, kebersihan, dan kemandirian masyarakat tetap terjaga.

“Bantuan hunian ini menjadi wujud nyata solidaritas dan kasih Gereja yang hadir di tengah duka masyarakat tanpa membeda-bedakan,” ujar Mgr. Antonius Subianto dalam sambutannya.

Kehadiran Rumah Belarasa di tengah warga Desa Lubuk Ampolu sekaligus menjadi pengingat bahwa semangat gotong royong dan solidaritas kemanusiaan mampu menghadirkan harapan baru di tengah situasi sulit.

Momen penting ini turut diwarnai dengan rangkaian acara peletakan batu pertama pembangunan kembali Gereja Katolik Pagaran Honas yang berada di kawasan tersebut.

Acara peresmian dan peletakan batu pertama ini dihadiri oleh para tokoh penting Gereja Katolik, di antaranya Ketua KWI Mgr. Antonius Subianto, OSC, Uskup Emeritus Keuskupan Palembang Mgr. Aloysius Sudarso, SCJ, serta Uskup Keuskupan Sibolga Mgr. Fransiskus Sinaga. Hadir pula dalam kesempatan tersebut sejumlah donatur yang turut mendukung penuh suksesnya gerakan kemanusiaan ini. (Suryani)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *