Wali Kota Sibolga Saksikan Simulasi Penanggulangan Kecelakaan Laut Pacific Partnership 2026

Ket Gbr : Wali Kota Sibolga Saksikan Simulasi Penanggulangan Kecelakaan Laut Pacific Partnership 2026

SIBOLGA (FoalNews.Com) – Pemerintah Kota (Pemko) Sibolga terus berkomitmen meningkatkan kesiapsiagaan serta kapasitas mitigasi bencana, khususnya di wilayah perairan. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kehadiran Wali Kota Sibolga, Akhmad Syukri Nazry Penarik, yang menyaksikan secara langsung simulasi pelatihan Search and Rescue (SAR) gabungan penanggulangan kecelakaan laut dengan skenario kebakaran kapal di Pelabuhan Pelindo Sibolga, pada Rabu (29/07/2026) pagi.

Kegiatan yang dilaksanakan dengan skenario realistis ini merupakan bagian dari rangkaian Pacific Partnership 2026, yang bertujuan memperkuat kesiapsiagaan daerah sekaligus memantapkan koordinasi lintas instansi dalam menghadapi situasi darurat. Latihan terpadu tersebut melibatkan berbagai unsur, diantaranya Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Sibolga, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Basarnas, tim medis, serta instansi pendukung penanggulangan kedaruratan lainnya.

Simulasi diawali pada pukul 08.00 WIB dengan laporan darurat dari kapten kapal yang menginformasikan terjadinya tabrakan antarkapal yang memicu kebakaran pada sebuah kapal nelayan di perairan Sibolga.

Lima menit kemudian, informasi tersebut diteruskan oleh Stasiun Radio Pantai (SROP) Sibolga kepada Piket Lanal Sibolga. Selanjutnya, dilakukan koordinasi cepat bersama Basarnas dan BPBD Kota Sibolga untuk menyiapkan langkah-langkah penanganan darurat.

Memasuki pukul 08.15 WIB, atas perintah Komandan Lanal (Danlanal) Sibolga, Koordinator Lapangan Operasi SAR mengerahkan KAL Sarudik I-2-18 dan Sea Rider G7 beserta seluruh personel menuju lokasi kejadian guna melaksanakan pemadaman api dan operasi penyelamatan.

Selanjutnya, pada pukul 08.30 WIB, personel gabungan mempraktikkan prosedur evakuasi korban dan penanganan medis darurat di laut secara cepat, tepat, serta terkoordinasi sesuai standar operasional penanggulangan bencana.

Di sela-sela peninjauan, Wali Kota Sibolga menyampaikan bahwa simulasi tersebut memiliki nilai strategis dalam menguji kesiapan personel, sarana dan prasarana, serta koordinasi lintas instansi dalam menghadapi potensi bencana di wilayah perairan.

Melalui latihan terintegrasi ini, kita tidak hanya meningkatkan pengetahuan dan kompetensi sumber daya manusia, tetapi juga memastikan respons penanganan bencana di lapangan dapat berjalan cepat, tepat, dan terorganisasi. Komitmen kita jelas, yaitu memastikan pelayanan dan keselamatan masyarakat tetap optimal, bahkan di masa krisis sekalipun,” jelas Wali Kota.

Turut mendampingi Wali Kota dalam kegiatan tersebut unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Sibolga, tim delegasi Pacific Partnership 2026, Plt. Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kota Sibolga, Fadlan Satia Siregar, S.STP., Plt. Direktur Utama RSU F.L. Tobing Sibolga, dr. Masdyana Doloksaribu, MARS, serta Plt. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kota Sibolga, Muhammad Rasyd Manalu, S.Pd., M.I.Kom. (Stev)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *